Senin, 02 September 2013

Klasifikasi mahluk hidup


SISTEM KLASIFIKASI


·     
Carolus Linneaus
Klasifikasi adalah pengelompokan makhluk hidup secara sistematis dan bertahap.
- Klasifikasi/ taksonomi dipelopori oleh Carolus Lineaus (pada abad 18) 
  Carolus Linneaus diangkat menjadi bapak Taksonomi.
-  Linneaus adalah ilmuwan Swedia yang lahir di Almhult 23 Mei 1707 dan wafat di Uppsala 10 Januari 1778. Linneaus adalah ahli botani dan juga ahli zoologi dan seorang dokter. 


 KINGDOM HEWAN DAN TUMBUHAN

KINGDOM HEWAN :
  1.    Kingdom
  2.    Filum
  3.    Classis
  4.    Ordo
  5.    Familia
  6.    Genus
  7.    Spesies



KINGDOM TUMBUHAN:
1.     Kingdom
2.    Divisio
3.    Classis 
4.    Ordo
5.    Familia
6.    Genus
7.    Spesies




Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri yang dimiliki makhluk hidup, misalnya bentuk tubuh atau fungsi alat tubuhnya. Makhluk hidup yang memliliki ciri yang sama dikelompokkan dalam satu golongan.

SISTEM TATA NAMA
Contoh:

Musa paradisiaca     atau   musa paradisiaca
Musa = Genus  
paradisiaca =Penunjuk spesies

·         Pengenditifikasian pertama kali oleh Linnaeus (L).

MANFAAT ADANYA KLASIFIKASI
·         Mengenal berbagai jenis spesies.
·         Dimanfaatkan untuk kepentingan manusia, seperti sumber pangan papan sandang obat-obatan.
·         Memberikan manfaat untuk dapat mengetahui dan mempelajari keanekaragaman makhluk hidup.


ALTERNATIF SISTEM KLASIFIKASI
          Kriteria makhluk hidup didasarkan oleh kriteria tertentu yaitu sebagai berikut:
1.     Manfaat       : Obat, tanaman hias.
2.    Tempat hidup: Tumbuhan/hewan darat, tumbuhan/hewan air.
3.    Ukuran         : Pohon, semak, perdu, herba.
4.    Alat gerak   : Sirip, sayap, kaki.

KLASIFIKASI YANG TELAH DIBUAT
o   Sistem Dua Kingdom
-          Plantae dan animalia
Plantae : autotrof ; animalia :heterotrof.
o   Sistem Tiga Kigdom
-          Protista, plantae dan animalia
Contoh protista : Paramecium dan Spirogyra
o   Sistem Empat Kingdom
-          Monera, Protista, Plantae dan Animalia
-          Makhluk hidup yang tidak memiliki membran intri : prokariot
-          Mahkhluk hidup yang memilik membran inti : eukariot.
o   Sistem Lima Kingdom
-          Monera, Protista, Fungi, Plantae dan Animalia.
-          Dikembangkan oleh R.H. Whittaker (1969).
o   Sistem Enam Kingdom
-          Eubacteria, Archaebacteria, Monera, Protista, Fungi, Plantae dan Animalia
-          Archaebacteria ditemukan oleh Carl Woese (1970 an)
kj
INDETIFIKASI / DETERMINASI
Indetifikasi adalah cara untuk menentukan nama hewan dan tumbuhan dengan benar dan menempatkan dalam klasifikasi hewan dan tumbuhan.
1.     Mempelajari hewan dan tumbuhan yang diidentifikasikan dengan sebaik-baiknya.
2.    Membandingkan ciri-ciri tumbuhan dan hewan dengan ciri-ciri hewan/tumbuhan yang sudah diketahui, dengan cara :
·         Ingatan
·         Bantuan orang        : Zoologi dan ahli botani
·         Spesimen acuan      : koleksi kering atau basah
·         Pustaka                  : Kunci identifikasi
·         Komputer              : menyimpan, mengolah dan memberikan keterangan  tentang hewan dan tumbuhan. 

KLASIFIKASI 5 KINGDOM

1.     Monera
·         Prokariot
·         Berukuran renik
·         Uniseluler




2.    Protista           
·         Eukariot
·         Uniseluler/multiseluler
·         Autotrof/heterotrof dengan menyerap /menelan makanan.



3.    Fungi
·         Eukariot       
·         Multiseluler
·         Heterotrof dengan menyerap zat makanan dari lingkungannya





4.    Plantae  
·         Eukariot
·         Autotrof dengan fotosintesis
·         Multiseluler 





5.    Animalia
·         Eukariot
·         Multiseluler
·         Heterotrof






 

Rabu, 28 Agustus 2013

Asma'ul Husna

1.   Ar Rahman (bahasa Arab: الرحمن) asma Dzat Allah yang memiliki mutlak nikmat panjang dari dunia dan akhirat.melaksanakan Iman dan Islam maka ia dapat dikatakan memperoleh nikmat besar dari dunia dan akhirat, walaupun orangnya itu jelek rupanya dan miskin. Contoh kehidupan: Allah memberi nikmat yan tiada hentinya. 
2.   Ar Rahim  : (الرحيم) artinya Yang Memiliki Mutlak sifat Penyayang.
3.   Ada pun sifat Ar Rahiim (Maha Penyayang) itu adalah khusus bagi hamba-hamba Allah yang beriman. Hamba Allah yang saleh:
4.   "Sungguh Allah lebih penyayang terhadap hamba-hamba-Nya daripada seorang ibu terhadap anak bayinya" (HR Bukhari dan Muslim) Contoh dikehidupan : Allah menyayangi setiap mahluknya yang turut akan perintahnya.
5.   Al- Malik : الملك adalah SifatNya Dzat Allah Yang Memiliki Mutlak sifat Merajai/Memerintah seluruh alam. Jadi yang memerintah di seluruh alam ini walaupun ia sangat berkuasa adalah tetap mutlak milik Allah semata. Contoh dikehidupan : Tidak ada didunia ini yang merajaikarna sesungguhnya semua milik allah. 
6.   Al- Quddus : (القدوس) sifatNya Dzat Allah Yang Memiliki Mutlak sifat Suci. Kata dasar dari Al Quddus adalah Qaddasa yang artinya mensucikan dan Menjauhkan dari kejahatan, bisa pula diartikan membesarkan dan meagungkan. Contoh dikehidupan: Alla dan mahluknya maha suci sesngguhnya tidak ada yang jahat.

7.   As- Salam : السلام); Yang Memiliki Mutlak sifat Kesejahteraan. Keselamatan ini adalah sesuatu yang dimiliki oleh Allah yang sangat dibutuhkan oleh segenap makhluk-Nya. Sifat ini terutama sangat dibutuhkan agar dapat terhindar dari azab, siksa, malapetaka dan kerugian. Contoh dikehidupan : Semua yang ada didunia ini sejahtera tawakal yang banyak.

8.   Al Aziz : Kata aziz berasal dari ‘azza ya’uzzu yang berarti mengalahkan. Namun juga dapat beasal dari kata ‘azza ya’izzu yang bermakna tidak ada duanya, sangat susah diraih.atau dapat juga berasal dari ‘azza ya’azzu yang berarti menguatkan sehingga tidak terbendung. Kata Al Aziz sendiri sering diberi makna yang Maha Perkasa atau yang Maha Mulia. Sedang kata izzat sering dimaknai kemuliaan, keperkasaan atau kekuatan. Seperti firman Allah di dalam surat Fathir di atas falillahil‘izzatu jami’a (Maka kemuliaan itu milik Allah semuanya). Contoh Dikehidupan:  Allah adalah pencipta maka ialah yang paling mulia
9.   Al Mutakabbir : kebesaraan, segala pemilik kebesaraan. Contoh dikehidupan Allah adalah pemilik Alam semesta dan tidak ada yang esa selain allah.

Al Jabbar : Maha agung, maha keagungan, Allah adalah raja dari segala raja.


Mengemukakan hal-hal menarik dan mengesankan dari Cerpen Remaja Hari Jadiku yang Pertama Sekaligus Hari Terakhirku Bersamanya Karya Risdatul Zulfiah melalui diskusi

A. Analisis Intrinsik unsur-unsur Cerpen yang dibaca
  1. Tema         : Cinta yang tak sampai -_- karna boy mengidap penyakit kanker sampai meninggal
  2. Alur           : Maju : pagi ini aku kira adalah hai yang sangat menyenangkan tapi keyakinanku berubah saat dia menghubungiku, hari ini adalah hari jadiku yang kesatu tahun. Mundur : Aku masih teringat satu bulan yang lalu dia menyiapkankejutan unukku dan menurutku itu adalah perayaan ulangtahunku yang terindah selamaku hidup. Ada pesta kembang api, dinner romantis dan kalung itu.
  3. Latar        : Taman: saat mereka menbicarakan akan mengakhiri hubungan. Kampus: saat mencari mey. Rumah sakit: saat boy dirawat dirumah sakit. 
  4. Penokohan    : Mengangkat tokoh aku dan dia. Tokoh aku sebagai toko utama yang berwatak perhatian dan penyabar pada boy saat boy sakit dan dirawat dirumah sakit. Dia sebagai tokoh kedua yang berwatak romantis hal in menunjukan saat mey sedang ulangtahun boy memberikan kejutan. Mama boy berwatak perhatian
  5. Sudut pandang    : Bersifat akuan yaitu orang prtama yang ekaligus berperansbagai tokoh utama contoh: Pagi ini aku kira adalah hari yang menyenangkan 
  6. Amanat      : Betapa berartinya seorang yang dikasihi dalam sebuah kehidupan.








B. Daya tarik Cerpen
Hal yang menarik pada Temanya seperti kehidupan nyata, alur yang menyenangkan. tokoh yang menarik bahasanya mudah dimengerti dan mudah dipahami.

Kamis, 22 Agustus 2013

Badminton

Bulu tangkis atau badminton adalah suatu Olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.
Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.
Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulu tangkis, yaitu:
  1. Tunggal putra
  2. Tunggal putri
  3. Ganda putra
  4. Ganda putri
  5. Ganda campuran
Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat pada gambar. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarna kontras terhadap warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning. Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau bahan sintetis yg lunak. Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus berwarna putih.


  • Raket
Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu tangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.
  • Senar
Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulu tangkis adalah senar nya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.
  • Kok
Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari plastik.
  • Sepatu
Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.


Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapangan bulu tangkis.
Permainan dimulai dengan salah satu pemain melakukan servis.
Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melewati jaring ke wilayah lawan, sampai lawan tidak dapat mengembalikannya kembali. Area permainan berbeda untuk partai tunggal dan ganda, seperti yang diperlihatkan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dikatakan "keluar".
Setiap kali pemain/pasangan tidak dapat mengembalikan kok (karena menyangkut di jaring atau keluar lapangan) maka lawannya akan memperoleh poin.
Permainan berakhir bila salah satu pemain/pasangan telah meraih sejumlah poin tertentu.
Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis
a. Cara Memegang Raket Pegangan raket ada tiga macam, yaitu: 1. Pegangan forehand (pegangan dasar) Pegangan ini dapat di peroleh dengan cara mendirkan raket yang sisinya tegak dengan lantai Pegangan ini hampir sama dengan posisi tangan sedang bersalaman.
2. Pegangan backhand Pegangan ini dapat di peroleh dengan jalan memutar seperempat ke kanan dari pegangan forehand.
3. Pegangan pukul kasur/Amerika Cara pegangan ini adalah mula-mula raket diletakkan secara mendatar di atas lantai. Kemudian ambil dan peganglah raket pada pegangannya, sehingga bagian tangan antar ibu jari dan jaritelunjuk menempel pada bagian permukaan yang lebar.
b. Teknik Pukulan Teknik pukulan adalah cara-cara melakukan pukulan pada permainan bulitangkis dengan tujuan menerbangkan shuttlecock ke lapanagn lawan. Terdapat macam-macam teknik dasar pukulan dalam permainan bulutangkis, yaitu: 1. Pukulan Servis Pukulan servis merupakan pukulan degan raket untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang lapangan lawan secara diagonal dan bertujuan sebagai permulaan permainan. Macam-macam pukulan servis, yaitu: a. Pukulan servis pendek b. Pukulan servis panjang c. Pukulan servis mendatar d. Pukulan servis cambuk
2. Pukulan Lob Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan. Pukulan lob dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: a. Overhead lob, yaiutu pukulan lob yang dilakukan dari atas kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock melambung ke arah belakang. b. Underhand lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari bawah dengan cara memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan di lambungkan tinggi ke belakang.

Humanities (praaksara dan aksara)

Zaman Pra Sejarah atau Pra Aksara

Saturday, May 18th 2013.
Zaman Pra Sejarah atau Pra Aksara adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan. Pada masa ini, kita tidak dapat mengetahui sejarah serta kebudayaan manusia melalui tulisan. Satu-satunya sumber untuk mengetahui kehidupan manusia purba hanya melalui peninggalan-peninggalan mereka yang berupa fosil, alat-alat kehidupan, dan fosil tumbuh-tumbuhan maupun hewan yang hidup dan berkembang pada masa itu. Zaman manusia mengenal dan menggunakan tulisan disebut aman aksara atau aman sejarah.
Zaman pra aksara di Indonesia berlangsung sampai abad ke-3 Masehi. Jadi, pada abad ke-4 Masehi, manusia Indonesia baru mulai mengenal tulisan. Hal ini dapat diketahui dari batu bertulis yang terdapat di Muara Kaman, Kalimantan Timur. Meskipun prasasti tersebut tidak berangka tahun, tetapi bahasa dan bentuk huruf yang digunakan menunjukkan bahwa prasasti tersebut dibuat kurang lebih tahun 400 Masehi.

Pembagian Zaman berdasarkan proses terbentuknya bumi

Ternyata proses terbentuknya bumi memakan waktu yang lama sekali sehingga para ahli geologi membaginya kedalam beberapa masa, dimana masing-masing masa/zaman memakan waktu sampai jutaan tahun lamanya. Berikut ini adalah pembagian masa/zaman tersebut
  • Masa Arkaikum  Masa ini berumur kira-kira 3.500 juta tahun. Pada saat itu, bumi belum dingin, udara masih panas sekali, kulit bumi masih dalam proses pembentukan, dan belum ada tanda-tanda kehidupan.
  • Masa Paleozoikum Umur masa ini diperkirakan 600 juta tahun. Ketika itu sudah mulai tampak tanda-tanda kehidupan. Binatang yang kecil-kecil (mikroorganisme) sudah mulai ada. Mulai hidup juga binatang yang
  • Masa Mesozoikum Umur masa ini kira-kira 225 juta tahun. Pada saat itu, kehidupan di bumi makin berkembang. Binatang-binatang pada masa ini mencapai bentuk tubuh yang besar sekali. Jenis burung pun sudah mulai ada. Namun, sesungguhnya mesozoikum merupakan zaman reptil. Jenis binatang inilah yang banyak sekali dijumpai pada masa ini. Kita mengenalnya sebagai Dinosaurus.
  • Masa Neozoikum atau Kaenozoikum Masa ini berlangsung sekitar 70 juta tahun yang lampau. Pada masa inilah keadaan bumi sudah betul-betul baik. Perubahan cuaca tidak begitu drastis walaupun zaman es masih ada. Kehidupan berkembang dengan pesat. Lebih lanjut, masa ini dibedakan lagi menjadi dua, yaitu: a) Zaman tersier, binatang-binatang raksasa makin menyusut jumlahnya. Keluarga binatang menyusui sudah mulai muncul dan beberapa jenis monyet dan kera telah mulai hidup pada zaman ini. b) Zaman kuarter, zaman ini berlangsung kira-kira dua juta tahun yang lampau. Pada zaman ini telah ada tanda-tanda kehidupan manusia. Zaman ini terbagi lagi menjadi kala plestosin (Dilluvium) dan kala holosin (Alluvium). Umur kala plestosin tidak sepanjang masa yang lainnya. Masa ini justru merupakan suatu momen yang sangat penting, karena pada masa inilah menurut para ahli arkeologi mulai muncul manusia di muka bumi dan berlangsung kira-kira 2 juta sampai dengan 100.000 tahun yang lalu.

Pembagian zaman pra aksara berdasarkan benda peninggalan

Berdasarkan benda-benda peninggalan yang digunakan oleh manusia pada masa pra aksara, zaman pra sejarah/pra aksara dibedakan menjadi dua zaman yaitu zaman batu dan zaman logam.
Zaman batu : adalah zaman yang menunjuk pada suatu periode di mana alat-alat kehidupan manusia terbuat dari batu, meskipun ada juga alat-alat tertentu yang terbuat dari kayu dan tulang. Tetapi, pada zaman ini secara dominan alat-alat yang digunakan terbuat dari batu. Zaman batu dibedakan lagi menjadi tiga periode sebagai berikut.
  • Zaman batu tua ( Paleolithikum ) merupakan suatu masa di mana hasil buatan alat-alat dari batunya masih kasar dan belum diasah sehingga bentuknya masih sederhana. Misalnya, kapak genggam. Hasil kebudayaan Palaeolithikum banyak ditemukan di daerah Pacitan dan Ngandong Jawa Timur.
  • Zaman batu madya ( Mesolithikum ) merupakan masa peralihan di mana cara pembuatan alat-alat kehidupannya lebih baik dan lebih halus dari aman batu tua. Misalnya, pebble/kapak Sumatera.
  • Zaman batu muda( Neolithikum )  merupakan suatu masa di mana alat-alat kehidupan manusia dibuat dari batu yang sudah dihaluskan, serta bentuknya lebih sempurna dari aman sebelumnya. Misalnya, kapak persegi dan kapak lonjong.
Zaman Logam adalah zaman yang menunjuk pada suatu periode di mana alat-alat kehidupan manusia terbuat dari logam.Dengan dimulainya zaman logam, bukan berarti berakhirnyazaman batu, karena pada zaman logampunalat-alat dari batu terus berkembang bahkan sampaisekarang. Sesungguhnya, nama zamanlogam hanyalah untuk menyatakanbahwa pada zaman tersebut alat-alatdari logam telah dikenal dan digunakansecara dominan.

Zaman Pra Sejarah berdasarkan cirri kehidupan dan kebudayaan masyarakatnya.

berdasarkan ciri kehidupan dan kebudayaanmasyarakatnya zaman pra sejarah  dibagi dalam tiga zaman, yaitu masaberburu dan mengumpulkan makanan, masa bercocok tanam, dan masa perundagian.
Masa berburu dan mengumpulkan makanan : pada masa ini kehidupan manusia purba masih sangat sederhana. Mereka mengumpulkan makanan dan meramunya serta berburu dengan menggunakan peralatan bantu yang sangat sederhana. Untuk melindungi dirinya dari hujan, panas, dan gangguan hewan buas, manusia purba memanfaatkan ceruk yang ada di batu karang. Letak ceruk tempat tinggal mereka biasanya tidak jauh dari sumber air karena sumber air biasa digunakan juga oleh binatang buruan untuk minum. Pada saat binatang minum, manusia purba memburunya dan selanjutnya digunakan untuk makan sehari-hari.
Masa Bercocok tanam : pada masa ini manusia purba sudah mampu berccocok tanam sehingga terjadilah perubahan dari tradisi food gathering (mengumpulkan makanan) menjadi food producing (menghasilkan makanan). Mereka sudah tidak tergantung lagi pada alam. Mereka sudah berusaha untuk menghasilkan makanan sendiri dengan bercocok tanam dan beternak. Pada saat itu pula, manusia sudah bertempat tinggal tetap. Artinya, mereka telah mengenal cara membuat rumah dan beternak hewan peliharaan.
Masa Perundagian : pada masa ini, manusia purba telah pandai membuat perkakas yang berasal dari logam. Mereka kemudian menggunakan perkakas tersebut sebagai bagian dari hidupnya. Pada masa ini kehidupan manusia purba tidak jauh berbeda dengan masa bercocok tanam hanya saja peralatan yang mereka gunakan semakin lebih baik yaitu mulai digunakannya alat-alat yang terbuat dari logam.

Humanities (Human Needs Goegraphy concept)

Human needs
Fundamental human needs, according to the school of Human Scale Development[1] developed by Manfred Max-Neef and others (Antonio Elizalde and Martin Hopenhayn), are seen as ontological (stemming from the condition of being human), are few, finite and classifiable (as distinct from the conventional notion of conventional economic "wants" that are infinite and insatiable).[2]
They are also constant through all human cultures and across historical time periods. What changes over time and between cultures is the strategies by which these needs are satisfied. Human needs can be understood as a system - i.e. they are interrelated and interactive. In this system, there is no hierarchy of needs (apart from the basic need for subsistence or survival) as postulated by Western psychologists such as Maslow, rather, simultaneity, complementarity and trade-offs are features of the process of needs satisfaction.
Manfred Max-Neef and his colleagues developed a taxonomy of human needs and a process by which communities can identify their "wealths" and "poverties" according to how their fundamental human needs are satisfied.
This school of Human Scale Development is described as "focused and based on the satisfaction of fundamental human needs, on the generation of growing levels of self-reliance, and on the construction of organic articulations of people with nature and technology, of global processes with local activity, of the personal with the social, of planning with autonomy, and of civil society with the state."

Geography concept 

  • 1. The Six Concepts of Geography Global Geography 12
  • 2. Concept 1: Location “ Where did it happen?” Location can be either absolute (45° 34’ 44” N) or relative (approximately 40 km west of Halifax) Location provides the starting point for many types of geographic study LOCATION! LOCATION! LOCATION!
  • 3. Concept 2: Region Geographers use this as a method of grouping information into units of manageable size A region can be defined as an area of land that has consistent or easily recognizable features The scale or size of a region can vary greatly (ex. the Annapolis Valley vs. Africa) Region is not only based on physical features. Some regions are defined by cultural traits like religion (the Muslim world), language (the English-speaking world), income (LLDC’s, LDC’s and MDC’s) and political boundaries
  • 4. Concept 3: Spatial Pattern Most of the events that geographers study can be found in more than one location or region in the world− this is what is referred to as spatial distribution Spatial pattern is when geographers can find a pattern of the same event in places that are far apart Example: Pg 11; Location of Suburbs, Location and Intensity of Air Pollution
  • 5. Concept 4: Spatial Interaction The idea that an event in one location or region can lead to a change in another location or region some distance away Global interaction can have positive and negative impacts Example: Pg 11; Erupting volcano, Change in zoning
  • 6. Concept 5: Human/Environmental Interaction Some spatial interactions are the result either of the impact the environment has on humans or the impact humans have on the environment In contrast to other spatial interactions, this type has impacts that are local; this means they are not usually noticed thousands of kilometers away Example: Pg 12; Open-pit mining, tornado
  • 7. Concept 6: Culture When studying geography, we must take into consideration the idea of culture, or the customs and world view of a particular people Different cultures have different views on environment, the use of natural resources, and the best way of living in human communities Culture differences exist even among people living in the same region Can you think of any examples in the world? 



Rabu, 21 Agustus 2013

Homework Arabic

أنا (مايانغ) طالبة من طلاب المدرسة الثانوية الاسلامية
اقوم من النوم صباحا باكرا
فأتوضأ ثم أذهب الى المسجد
وأصلي الصبح في جماعة
و بعد الصلاة أرجع الى البيت
ثم اقرأ بعض ايات من القرآن الكريم

أوأذاكر بعض دروسي
وبعد ذلك أذهب الى أمي فأساعدها
على اعداد الفطور واذهب الى ابي
فأدعوه الى تناول الفطور معا
وبعد تناول الفطور أذهب الى المدرسة مع بعض اصدقاُءي

وفي المدرسة...

أقضي اليوم الدراسي في نشاط
أستمع الى شرح  الاستاذ جيدا
و في الاستراحة أقضي الوقت
في المكتبة أو في المقصف
تنتهي الدراسة في اساعة
الثانية عشرة و النصف
فأصلي الظهر في مصلى المدرسة جماعة ثم أرجع الى البيت